1
Pukulan itu
membuat bola putih menggelinding dengan lincahnya kearah gawang lawan dsn
peluit tanda kemenangan bagi sang putri raja.Sang putri pun terlihat bahagia
saat turun dari kuda cokelatnya.terlihat tidak jauh darinya seorang pria mendekatinya.
“
so,who the winner? “ tanya sang putri menyipitkan matanya.
“ of
course you,princess “ sahutnya
“
Jangan kau pikir aku tidak tahu yaa?kau mengalah kan tadi? “
Sang putri cantik jelita itu mengerutkan bibir
sensualnya itu.Lalu pria itu tertawa dengan renyahnya.mendengar tawa sang kakak
gadis cantik ini pun tak bisa menahan rasa ingin tertawanya begitu lama.tawa
mereka meledak ditengah padang rumput yang hijau.beberapa pengawal &
pelayan pribadi mereka berjalan dibelakang mereka.
Suasana
makan malam begitu hening.Terlihat gagahnya sang raja duduk diujung
meja,disamping kananya adalah ibu dari pangeran henry dan putri renneesme tidak
lain tidak bukan adalah ratu Laurence fredinand kennedy.pelayan membawakan
makanan penutup pie apple.makanan favorite putri renneesme.Gadis itu begitu
menikmati hidangan penutupnya malam ini.terlihat senyum lebar diwajah sang
raja.Ratu menyapu mulutnya dengan serbet tanda makan malam telah berakhir.
“
bagaimana pertandingan polo kalian? “ tanya sang Ratu memecahkan keheningan.
“ Dia
begitu hebat,ibunda “ sahut Henry sambil melirik adiknya
“
Ooh,yaa? “ sahut sang ratu seraya tak percaya
“
yaa,jika saja kakak tidak mengalah untuk ku “ keluhnya
“
Sayang,lihatlah anak-anak kita ini,mereka begitu saling melindungi “ puji sang
ratu.
“ kau
benar,sayang.tapi aku masih khawatir jika putri kecil kita ini masih saja
mengikuti olahraga pria seperti itu dan sungguh sebenarnya itu tidak pantas
bagi perempuan.karena kamu adalah anak ku maka itu pengecualian “ ujar sang raja
Lalu putri renneesme berjalan memeluk dari belakang
ayahnya manja.Gadis cantik itu mencium pipi sang raja dan ratu dengan penuh
rasa terima kasih karena telah dibesarkan dengan baik dilingkungan yang baik
pula.Pangeran Henry tersenyum sangat lebar sampai terlihat giginya yang rapi
itu.
Seorang
pelayan perempuan sedang menyisir rambut panjang sang putri.Dia tersenyum
melihat wajah cantik sang putri yang begitu bersinar.
“
maaf,princess jika saya lancang bertanya,apa yang membuat anda terlihat bahagia
tentunya ini bukanlah kejadian tentang kemenangan anda dari pangeran Henry? “
Sang putri cantik itu tertawa kecil sambil menganggukan
kepalanya. Dia melihat pelayan
pribadinya lewat cermin didepanya.
“
maaf,aku tidak bermaksud mnertawakan mu?tapi kamu memang selalu bisa menebak
apa yang ada didalam kepalaku “
“ itu
karena saya yang mengurus princess sejak bayi “ sahutnya
“ Dan
aku merasa kamu sudah seperti bagian dari kami “
“
terima kasih atas pujian yang seharusnya tidak saya dapatkan “
“
Sungguh itu dari dalam hatiku.Besok malam ada pesta topeng di balai kota... “
“ maaf jika saya memotong pembicaraan anda yang
mulia tapi ku mohon untuk tidak berbuat nekat “
Lagi-lagi sang putri tertawa.
“ Kamu
tahu audrey,kamu selalu bisa membaca apa yang ada dipikiranku.Ku mohon jangan katakan
hal ini pada siapa pun? “
“ Jika
itu permintaan yang mulia princess saya akan merahasiakanya tapi yang mulia
ratu pasti tidak mengijinkan anda keluar malam hari dan jika membawa pengawal
ditengah-tengah balai kota itu akan memicu kejahatan yang tidak bisa saya
bayangkan “ ucapnya ngeri
“ itu
tidak akan terjadi,audrey.kita akan memakai pakaian bangsawan biasa disana,aku
akan menutupi wajahku dengan topeng,aku akan memakai jubah,dan aku yakin mereka
tidak akan mengenali aku “
“ Ku
mohon yang muia princess jangan laukukan hal yang bahkan tidak bisa saya
bayangkan “
Renneesme pun bangkit dari dudukunya dan audrey
memundurkan beberapa langkah sambil menundukan kepalanya.
“ kamu
tenang saja kita akan baik-baik saja “
“ saya
akan mencegah itu jika saya bisa “
‘
audrey!,maaf aku tidak bermaksud “
“
sebaiknya yang mulia segera beranjak untuk tidur,saya rasa anda begitu lelah
hari ini, saya akan menunggu anda didepan sampai anda tertidur “
Audrey beranjak pergi meninggalkan sang putri sendiri
dikamarnya yang luar biasa luas.
Ujung
pedang itu saling beradu,kilatanya menyilaukan.mereka seakan tak mau kalah
terus saling mengadu pedang itu.suara berdecit keluar dari sepatu mereka yang saling bergesekan dilantai
namun ujung pedang itu hampir menancap didada orang yang terjatuh dilantai.
Renneesme
segera bangkit dan melepas topeng hanggarnya.Rambutnya yang ikal terurai
terlihat berantakan.dia berjalan menuju jendela ruangan luas yang menghadap
keluar ruangan.dia menatap seseoarang yang sedang memetik bunga dikebun dekat
ruang hanggar.itu audrey.Henry yang penasaran ikut berdiri disamping adiknya.
“ jadi
apa yang membuat adik ku ini resah?apakah kamu bertengkar dengan audrey?”tanya
sang pangeran henry
“ Aku
telah membuatnya marah kerena ide gila ku semalam dan aku menyesal.hanya sebuah
pesta topeng balai kota.. “ wajahnya terlihat bersedih
“ Apa
menurutmu Audrey marah? “
“
Audrey tidak pernah marah sama sekali kepadaku “
Lalu Henry memeluk sang adik untuk menenangkannya.
2
Renneesme terlihat gelisah dikamarnya
menunggu kedatangan pelayan setianya.terlihat gaun bangsawan kelas rendah yang
dia pakai milik Audrey sewaktu dia masih menjadi seorang bangsawan kelas rendah
namun gelar itu telah dicopot seraya suaminya melakukan penipuan di sebuah bank
dan kini suaminya hanyalah seorang petani yang bekerja untuk keluarga kerajaan.
Pelayan
berusia 35 tahun itu masuk kembali kekamar sang putri.untuk meyakinkan bahwa
sang ratu dan raja telah tertidur lelap dikamarnya.tangan pelayan itu menyentuh
lengan renneesme mencoba untuk menahanya namun gadis berusia 20 tahun itu
kembali meyakinkan pelayan setianya lewat tatapan matanya.
Mereka
harus berhati-hati setiap melewati lorong-lorong kerajaaan karena bisa saja
mereka akan tertangkap oleh para pengawal kerajaan yang bertugas malam itu dan
tidak mungkin ini akan menjadi kasus buat sang putri yang bisa mencoreng nama
baiknya begitu juga dengan audrey bisa saja dia dipecat dari pekerjaannya yang
sudah 22 tahun mengabdi pada raja ferdinand kennedy dan ratu laurence F
kennedy.
Mereka
berjalan mengendap-ngendap selayaknya seorang pencuri didalam kerajaan.jantung
sang putri hampir copot ketika seseorang menyentuh bahunya.dengan sangat
hati-hati gadis ini menoleh kearah belakang sambil menahan lengan
audrey.rennneesme terlihat lega saat ia tahu Henry sang kakak yang menepuk
bahunya.Namun bukanya melarang Henry malah menunjukan jalan keluar.ini gila.jalan
didapur kerajaan ada sebuah lorong sempit yang tertutup pintu kayu.lorong itu
menghubungkan mereka kesebuah garasi kereta kuda yang sudah usang letaknya
disamping istana.
Renneesme
tersenyum bahagia pada sang kakak bahkan ia telah menyiapkan kusir untuk
mengemudikannya.henry membantu renneesme dan audrey naik dan masuk
kedalamnya.gadis cantik ini memakai topengnya dan menutupi rambutnya dengan
jubah kain sutera berwarna hijau tua.ini kali pertamanya gadis cantik ini
keluar dari sarang indahnya.Dunia luar yang begitu menarik dan menantang
baginya.jantungnya berdebar kencang saat suara musik terdengar semakin dekat.
Setelah
kereta kuda itu terparkir dihalaman tidak jauh dari balai kota.Henry menuntun
adiknya berjalan memasuki keramaian.mata biru indah milik Renneesme dibalik
topeng peraknya menyapu sekelilingnya.dia terlihat seperti menghirup udara
kebebasan.wajar saja semua rakyat bangsawan disana tidak mengenali sang putri
sebab sang putri tidak pernah menampakan sebatang hidungnya pun.Disana terlihat
banyak tenda yang disediakan untuk bermain game,meramal,atau sekedar hanya
sekedar duduk untuk mendengarkan musik tradisional yang dimainkan oleh musisi
dari setiap perwakilan para bangsawan.
Henry
selalu berada tidak jauh dari renneesme begitu juga audrey.Gadis itu berjalan
menuju sebuah kerumunan orang dan menembusnya melepaskan dirinya dari pelayan
setianya.sebuah pesta dansa yang menarik untuk mengikutinya.seorang
mendorongnya ketengah.andai saja wajah cantiknya tidak ditutupi oleh topeng
pasti saja wajah paniknya terlihat.Lalu seseorang mengulurkan tanganya sambil
berlutut dihadapanya menanti sambutan tangan sang putri.
Apakah
ini tangan seorang pria bangsawan rendah?.batinya
Dengan ragu-ragu renneesme mengulurkan tanganya.mereka
mulai berdansa mengikuti alunan musik.satu lengan pria itu melingkar di
pinggang sang putri.jantungnya berdebar ketika menatap mata abu-abu dibalik
topengnya.aroma tubuh pria ini begitu membuatnya merasa nyaman didekatnya.namun
renneesme tersadar tidak mungkin pria ini bangsawaan rendahan.
Pria
itu menurunkan lengannya sambil meremas bokong sang putri.betapa terkejutnya
renneesme mendapat perilaku seperti itu.Apa pria ini sadar apa yang baru saja
dia lakukan terhadap putri bangsa ini.renneesme melotot ingin menjaga jarak
namun pria itu kembali melingkarkan lenganya kali ini membuatnya mendekat
kearah wajahnya.
“ kau
sangat tidak sopan!!bagaimana mungkin seorang bangsawan seperti itu “maki sang
putri.
“
ayolah,come on jangan membuat ku tertawa “ sahutnya sambil mencium rambut indah
sang putri.
“ kau
sangat tidak pantas men..”
Sebuah ciuman mendarat dibibir sensualnya.darahnya
mendesir menuju pangkal lehernya dan tertahan disana.bibir pria itu masih
menempel disana tanpa mengalihkan sedikit pun pandanganya dari mata gadis yang
dia tidak tahu asalnya.rasa panas langsung ,menjalar disekujur tubuh gadis
itu.dia terpaku.itu ciuman pertamanya.pria itu menjilat bibir renneesme dan
kembali memaksa gadis itu utnuk berdansa denganya.tentu saja setelah sadar
renneesme memberontak.
“
Jangan naif bahwa kau tadi juga menikmatinya “ ujar pria itu
“
kau!! “
Pria itu tersenyum memperlihatkan kedua lesung
pipinya.entah mengapa gadis itu kembali meleleh didalam hatinya saat melihat
senyuman itu.
~ DOOOORRRR!!!~
Henry
berlari mengejar pria yang berusaha mengarahkan senapanya kepada adiknya
itu.sementara itu renneesme terlihat panik mencari pelayan setianya,gadis itu
begitu ketakutan sampai ia mengeluarkan air mata yang membasahi pipinya.pria
itu menarik renneesme mencari tempat persembunyian.terdengar suara teriakan dan
senapan meledakan pelurunya ditengah balai kota dan penjahat itu berhasil
membuat pesta itu berantakan.
Gadis
itu berlari dibawah tarikan lengan pria yang berdansa denganya namun sebuah
teriakan suara orang yang sangat dia hafal betul membuatnya berhenti dan harus
menepis lengan pria itu.gadis itu pun kembali menuju suara tembakan peluru itu
berasal tanpa menghiraukan suara panggilan pria yang berusaha menyelamatkanya.
Renneesme
begitu syokh ketika melihat orang yang sangat dia sayangi terkapar penuh darah
diatas jas berwarna putihnya.tidak jauh darinya pelayan setianya berdiri tidak
kalah syokhnya dengan sang putri raja.tanganya gemetar saat menyentuh darah
yang mengalir diperut pangeran Henry.air matanya mengalir jatuh begitu saja
dibalik topengnya.Henry masih setengah sadar.dia menyentuh tangan sang putri.
“
C-c-c-hhaarhhhii......” ujarnya parau sebelum pingsan
Sebuah pin emas terjatuh dari genggaman
tanganya.Renneesme meraihnya dan mencoba menyadarakan kakaknya yang sudah tidak
sadarksn diri.
“
Tiiiiiiiiidddaaaaaakkkkk!!!! “ teriaknya.
Seluruh
kerajaan pun dibuat geger atas kejadian semalam bahkan seluruh negeri
ini.Pangeran Henry masih dalam keadaaan koma.Sang Raja begitu marah atas
kejadian tersebut bahkan sang raja memerintahkan seluruh warganya untuk menangkap
sang pembunuh bayaran itu dan menghadiahkanya $25.000,-
“ Dan
kau Audrey aku akan menghukum mu dengan memenjarakan mu seumur hidupmu atas
kesalah yang telah kau perbuat!!! “ ucap sang raja.
Tiba-tiba Renneesme menghalangi para pengawal untuk membawa
pelayan setianya.
“
tidak,boleh ada yang membawanya!! “ ucap sang putri raja bahkan sebuah perintah
“
Oohh,kau mencoba membantah perintah raja mu ini,renneesme? “ ucap ayahnya tidak
percaya atas kelakuan sang putri
“
tidak,maafkan aku my highness.tapi ini bukan salahnya ,ini semua
salahku.percayalah,aku yang mengajaknya untuk datang ke pesta topeng dibali
kots.jadi jika my highness ingin memenjarakanya,penjaraknn juga aku! “
“
Renneesme!! “ ucap sang ratu terpekik mendengar ucapan putrinya
“ pengawal
!!! “ teriak sang Raja
Para pengawal pun memisahkan mereka.terlihat air mata
menetes dipipinya.seketika suasana hening.
Sang
Ratu datang menghampiri sang putri yang sedang menangis.sementara sang raja
kembali kesinggahsananya sambil mengatur emosinya.Hatinya tertegun saat
mendengar tangisan sang putri dipelukan ibunya.Lalu tiba-tiba ingatan Reneesme
kembali pada saat pembunuhan itu terjadi.Pin
itu muncul dalam ingatanya.Renneesme berlutut dihadapan sang raja.kedua
tanganya mengepal,memohon kepada ayahnya.
“ My
highnes,ku mohon beri aku kesempatan untuk menangkap siapa pembunuh bayaran
itu,Aku yakin ini konspirasi untuk menggulingkan tahta kerajaan ini “
“ ide
gila apa yang telah kau berikan pada kami,nak? “ ucap sang ratu terkejut
“
Konspirasi,katamu? “ tanya sang raja heran
“ Yaa,aku
yakin itu,aku mempunyai sebuah bukti tapi aku masih meragukan itu.jika aku bisa
menyret dalang dari semua ini,ku mohon padamu dengan sepenuh hatiku my
highnes,bebaskan Audrey. “
“
Tidak,sayangku,kau tidak tahu bahaya apa yang akan menimpa mu di luar sana “
sahut sang ratu khawatir.
“ Aku
pastikan itu tidak akan terjadi,yang mulia ratu. Aku hanya ingin melindungi
negeri ini dari orang-orang tidak bertanggung jawab diluar sana demi
kepentingan mereka masing-masing s.Ku mohon?
“
Sang raja tertegun,dia sedang berpikir akan keselamatan
sang putri.
“
Tidak!! “ ucap sang raja tegas
Renneesme hanya bisa tertunduk lemas mendenga keputusan
sang raja.
_6 bulan kemudian_
Bukan
hanya tubuh Henry yang tak berdaya begitu juga dengan reneesme kondisi tubuhnya
terlihat lemah, dia bahkan tidak mempunyai selera makan yang baik sejaak keputusan sang raja yang menolak
idenya.Sang ratu pun ikut mencemaskan keadaan sang putri.Gadis cantik itu
terlihat seperti biasanya wajahnya pucat pasi,dia tidak menunujukan
keceriaannya seperti biasanya.
Namun terpikir ide nekatnya untuk kabur dari
istana.dengan pakaian layaknya seorang lelaki dengan menggunakan jubah
cokelatnya Renneesme mengulurkan kain panjangnya dari balkon kamarnya,dia menuruni
kain tersebut sambil berhati-hati.sesaat hampir sampai ia terjatuh dirumput
yang hijau.
Betapa
terkejutnya ia saat beberapa pengawal menodongnya dengan pedang mereka.Gadis
itu pun kembali berdiri sambil mengarahkan pedangnya kearah mereka.ia menutupi
wajahnya dengan cadar. Lalu tiba-tiba para pengawal berbaris rapi ketika
seorang pria dibalik mereka berjalan menuju renneesme.
Ayahanda.batinya
dengan cekatan gadis itu sudah berada dibelakang sang
raja menodongnya dengan pedangnya yang tersandar dilehernya.beberapa pengawal
pun menodongkan pedang mereka kearahnya.Lalu gadis itu mengelengkan kepalanya
seraya memerintah para pengawal itu untuk menyingkir dan sang raja pun memberi
isyarat untuk menurutinya.
“ Apa
yang kau rencanakan,putriku? “ tanyanya berbisik
“
maafkan aku ayah?biarkan mereka tahu bahwa aku telah dibunuh dan meninggal “
“
Tidak,kau akan sangat berbahaya diluar sana!kau tidak berpikir panjang atas
rencanamu ini,putriku “
“ Aku
sudah berpikir,inilah yang terbaik dari pada aku harus menunggu sesuatu yang
tidak pasti.Maafkan aku,ayah “
Gadis
itu pun berada diatas kuda cokelat miliknya didepanya sang raja,beberapa
pengawal terlihat pasrah dan beranggapan bahwa nyawa sang raja ada ditangan
penjahat tersebut.Kuda itu pun mulai berjalan meuju pintu keluar terdengar
teriakan sang ratu dari dalam kerajaan namun renneesme tak kan gentar sedikit
pun.Kuda itu berlari kencang sambil melewati gerbang kerajaan yang menjulang
tinggi.lalu sang raja diturunkan didapan gerbang.Kuda itu berlari begitu kencang
melewati kawasan istana.Sang raja hanya mampu berdiri tertegun menatap kuda
cokelat sang putri,beberapa pengawal terlihat mengahampiri sang raja bahkan ada
yang ingin mengejar penjahat itu namun raja ferdinand melarangnya.tubuhnya
terlihat gontai saat memasuki gerbang kerajaan.