Selasa, 06 November 2012

from the lie becomes love



1

            Pukulan itu membuat bola putih menggelinding dengan lincahnya kearah gawang lawan dsn peluit tanda kemenangan bagi sang putri raja.Sang putri pun terlihat bahagia saat turun dari kuda cokelatnya.terlihat tidak jauh darinya seorang pria mendekatinya.
            “ so,who the winner? “ tanya sang putri menyipitkan matanya.
            “ of course you,princess “ sahutnya
            “ Jangan kau pikir aku tidak tahu yaa?kau mengalah kan tadi? “
Sang putri cantik jelita itu mengerutkan bibir sensualnya itu.Lalu pria itu tertawa dengan renyahnya.mendengar tawa sang kakak gadis cantik ini pun tak bisa menahan rasa ingin tertawanya begitu lama.tawa mereka meledak ditengah padang rumput yang hijau.beberapa pengawal & pelayan pribadi mereka berjalan dibelakang mereka.
            Suasana makan malam begitu hening.Terlihat gagahnya sang raja duduk diujung meja,disamping kananya adalah ibu dari pangeran henry dan putri renneesme tidak lain tidak bukan adalah ratu Laurence fredinand kennedy.pelayan membawakan makanan penutup pie apple.makanan favorite putri renneesme.Gadis itu begitu menikmati hidangan penutupnya malam ini.terlihat senyum lebar diwajah sang raja.Ratu menyapu mulutnya dengan serbet tanda makan malam telah berakhir.
            “ bagaimana pertandingan polo kalian? “ tanya sang Ratu memecahkan keheningan.
            “ Dia begitu hebat,ibunda “ sahut Henry sambil melirik adiknya
            “ Ooh,yaa? “ sahut sang ratu seraya tak percaya
            “ yaa,jika saja kakak tidak mengalah untuk ku “ keluhnya
            “ Sayang,lihatlah anak-anak kita ini,mereka begitu saling melindungi “ puji sang ratu.
            “ kau benar,sayang.tapi aku masih khawatir jika putri kecil kita ini masih saja mengikuti olahraga pria seperti itu dan sungguh sebenarnya itu tidak pantas bagi perempuan.karena kamu adalah anak ku maka itu pengecualian “ ujar sang raja
Lalu putri renneesme berjalan memeluk dari belakang ayahnya manja.Gadis cantik itu mencium pipi sang raja dan ratu dengan penuh rasa terima kasih karena telah dibesarkan dengan baik dilingkungan yang baik pula.Pangeran Henry tersenyum sangat lebar sampai terlihat giginya yang rapi itu.
            Seorang pelayan perempuan sedang menyisir rambut panjang sang putri.Dia tersenyum melihat wajah cantik sang putri yang begitu bersinar.
            “ maaf,princess jika saya lancang bertanya,apa yang membuat anda terlihat bahagia tentunya ini bukanlah kejadian tentang kemenangan anda dari pangeran Henry? “
Sang putri cantik itu tertawa kecil sambil menganggukan kepalanya.            Dia melihat pelayan pribadinya lewat cermin didepanya.
            “ maaf,aku tidak bermaksud mnertawakan mu?tapi kamu memang selalu bisa menebak apa yang ada didalam kepalaku “
            “ itu karena saya yang mengurus princess sejak bayi “ sahutnya
            “ Dan aku merasa kamu sudah seperti bagian dari kami “
            “ terima kasih atas pujian yang seharusnya tidak saya dapatkan “
            “ Sungguh itu dari dalam hatiku.Besok malam ada pesta topeng di balai kota... “
              maaf jika saya memotong pembicaraan anda yang mulia tapi ku mohon untuk tidak berbuat nekat “
Lagi-lagi sang putri tertawa.
            “ Kamu tahu audrey,kamu selalu bisa membaca apa yang ada dipikiranku.Ku mohon jangan katakan hal ini pada siapa pun? “
            “ Jika itu permintaan yang mulia princess saya akan merahasiakanya tapi yang mulia ratu pasti tidak mengijinkan anda keluar malam hari dan jika membawa pengawal ditengah-tengah balai kota itu akan memicu kejahatan yang tidak bisa saya bayangkan “ ucapnya ngeri
            “ itu tidak akan terjadi,audrey.kita akan memakai pakaian bangsawan biasa disana,aku akan menutupi wajahku dengan topeng,aku akan memakai jubah,dan aku yakin mereka tidak akan mengenali aku “
            “ Ku mohon yang muia princess jangan laukukan hal yang bahkan tidak bisa saya bayangkan “
Renneesme pun bangkit dari dudukunya dan audrey memundurkan beberapa langkah sambil menundukan kepalanya.
            “ kamu tenang saja kita akan baik-baik saja “
            “ saya akan mencegah itu jika saya bisa “
            ‘ audrey!,maaf aku tidak bermaksud “
            “ sebaiknya yang mulia segera beranjak untuk tidur,saya rasa anda begitu lelah hari ini, saya akan menunggu anda didepan sampai anda tertidur “
Audrey beranjak pergi meninggalkan sang putri sendiri dikamarnya yang luar biasa luas.
            Ujung pedang itu saling beradu,kilatanya menyilaukan.mereka seakan tak mau kalah terus saling mengadu pedang itu.suara berdecit keluar dari  sepatu mereka yang saling bergesekan dilantai namun ujung pedang itu hampir menancap didada orang yang terjatuh dilantai.
            Renneesme segera bangkit dan melepas topeng hanggarnya.Rambutnya yang ikal terurai terlihat berantakan.dia berjalan menuju jendela ruangan luas yang menghadap keluar ruangan.dia menatap seseoarang yang sedang memetik bunga dikebun dekat ruang hanggar.itu audrey.Henry yang penasaran ikut berdiri disamping adiknya.
            “ jadi apa yang membuat adik ku ini resah?apakah kamu bertengkar dengan audrey?”tanya sang pangeran henry
            “ Aku telah membuatnya marah kerena ide gila ku semalam dan aku menyesal.hanya sebuah pesta topeng balai kota.. “ wajahnya terlihat bersedih
            “ Apa menurutmu Audrey marah? “
            “ Audrey tidak pernah marah sama sekali kepadaku “
Lalu Henry memeluk sang adik untuk menenangkannya.




                                                                        2

        Renneesme terlihat gelisah dikamarnya menunggu kedatangan pelayan setianya.terlihat gaun bangsawan kelas rendah yang dia pakai milik Audrey sewaktu dia masih menjadi seorang bangsawan kelas rendah namun gelar itu telah dicopot seraya suaminya melakukan penipuan di sebuah bank dan kini suaminya hanyalah seorang petani yang bekerja untuk keluarga kerajaan.
            Pelayan berusia 35 tahun itu masuk kembali kekamar sang putri.untuk meyakinkan bahwa sang ratu dan raja telah tertidur lelap dikamarnya.tangan pelayan itu menyentuh lengan renneesme mencoba untuk menahanya namun gadis berusia 20 tahun itu kembali meyakinkan pelayan setianya lewat tatapan matanya.
            Mereka harus berhati-hati setiap melewati lorong-lorong kerajaaan karena bisa saja mereka akan tertangkap oleh para pengawal kerajaan yang bertugas malam itu dan tidak mungkin ini akan menjadi kasus buat sang putri yang bisa mencoreng nama baiknya begitu juga dengan audrey bisa saja dia dipecat dari pekerjaannya yang sudah 22 tahun mengabdi pada raja ferdinand kennedy dan ratu laurence F kennedy.
            Mereka berjalan mengendap-ngendap selayaknya seorang pencuri didalam kerajaan.jantung sang putri hampir copot ketika seseorang menyentuh bahunya.dengan sangat hati-hati gadis ini menoleh kearah belakang sambil menahan lengan audrey.rennneesme terlihat lega saat ia tahu Henry sang kakak yang menepuk bahunya.Namun bukanya melarang Henry malah menunjukan jalan keluar.ini gila.jalan didapur kerajaan ada sebuah lorong sempit yang tertutup pintu kayu.lorong itu menghubungkan mereka kesebuah garasi kereta kuda yang sudah usang letaknya disamping istana.
            Renneesme tersenyum bahagia pada sang kakak bahkan ia telah menyiapkan kusir untuk mengemudikannya.henry membantu renneesme dan audrey naik dan masuk kedalamnya.gadis cantik ini memakai topengnya dan menutupi rambutnya dengan jubah kain sutera berwarna hijau tua.ini kali pertamanya gadis cantik ini keluar dari sarang indahnya.Dunia luar yang begitu menarik dan menantang baginya.jantungnya berdebar kencang saat suara musik terdengar semakin dekat.
            Setelah kereta kuda itu terparkir dihalaman tidak jauh dari balai kota.Henry menuntun adiknya berjalan memasuki keramaian.mata biru indah milik Renneesme dibalik topeng peraknya menyapu sekelilingnya.dia terlihat seperti menghirup udara kebebasan.wajar saja semua rakyat bangsawan disana tidak mengenali sang putri sebab sang putri tidak pernah menampakan sebatang hidungnya pun.Disana terlihat banyak tenda yang disediakan untuk bermain game,meramal,atau sekedar hanya sekedar duduk untuk mendengarkan musik tradisional yang dimainkan oleh musisi dari setiap perwakilan para bangsawan.
            Henry selalu berada tidak jauh dari renneesme begitu juga audrey.Gadis itu berjalan menuju sebuah kerumunan orang dan menembusnya melepaskan dirinya dari pelayan setianya.sebuah pesta dansa yang menarik untuk mengikutinya.seorang mendorongnya ketengah.andai saja wajah cantiknya tidak ditutupi oleh topeng pasti saja wajah paniknya terlihat.Lalu seseorang mengulurkan tanganya sambil berlutut dihadapanya menanti sambutan tangan sang putri.
            Apakah ini tangan seorang pria bangsawan rendah?.batinya
Dengan ragu-ragu renneesme mengulurkan tanganya.mereka mulai berdansa mengikuti alunan musik.satu lengan pria itu melingkar di pinggang sang putri.jantungnya berdebar ketika menatap mata abu-abu dibalik topengnya.aroma tubuh pria ini begitu membuatnya merasa nyaman didekatnya.namun renneesme tersadar tidak mungkin pria ini bangsawaan rendahan.
            Pria itu menurunkan lengannya sambil meremas bokong sang putri.betapa terkejutnya renneesme mendapat perilaku seperti itu.Apa pria ini sadar apa yang baru saja dia lakukan terhadap putri bangsa ini.renneesme melotot ingin menjaga jarak namun pria itu kembali melingkarkan lenganya kali ini membuatnya mendekat kearah wajahnya.
            “ kau sangat tidak sopan!!bagaimana mungkin seorang bangsawan seperti itu “maki sang putri.
            “ ayolah,come on jangan membuat ku tertawa “ sahutnya sambil mencium rambut indah sang putri.
            “ kau sangat tidak pantas men..”
Sebuah ciuman mendarat dibibir sensualnya.darahnya mendesir menuju pangkal lehernya dan tertahan disana.bibir pria itu masih menempel disana tanpa mengalihkan sedikit pun pandanganya dari mata gadis yang dia tidak tahu asalnya.rasa panas langsung ,menjalar disekujur tubuh gadis itu.dia terpaku.itu ciuman pertamanya.pria itu menjilat bibir renneesme dan kembali memaksa gadis itu utnuk berdansa denganya.tentu saja setelah sadar renneesme memberontak.
            “ Jangan naif bahwa kau tadi juga menikmatinya “ ujar pria itu
            “ kau!! “
Pria itu tersenyum memperlihatkan kedua lesung pipinya.entah mengapa gadis itu kembali meleleh didalam hatinya saat melihat senyuman itu.

~ DOOOORRRR!!!~
            Henry berlari mengejar pria yang berusaha mengarahkan senapanya kepada adiknya itu.sementara itu renneesme terlihat panik mencari pelayan setianya,gadis itu begitu ketakutan sampai ia mengeluarkan air mata yang membasahi pipinya.pria itu menarik renneesme mencari tempat persembunyian.terdengar suara teriakan dan senapan meledakan pelurunya ditengah balai kota dan penjahat itu berhasil membuat pesta itu berantakan.
            Gadis itu berlari dibawah tarikan lengan pria yang berdansa denganya namun sebuah teriakan suara orang yang sangat dia hafal betul membuatnya berhenti dan harus menepis lengan pria itu.gadis itu pun kembali menuju suara tembakan peluru itu berasal tanpa menghiraukan suara panggilan pria yang berusaha menyelamatkanya.
            Renneesme begitu syokh ketika melihat orang yang sangat dia sayangi terkapar penuh darah diatas jas berwarna putihnya.tidak jauh darinya pelayan setianya berdiri tidak kalah syokhnya dengan sang putri raja.tanganya gemetar saat menyentuh darah yang mengalir diperut pangeran Henry.air matanya mengalir jatuh begitu saja dibalik topengnya.Henry masih setengah sadar.dia menyentuh tangan sang putri.
            “ C-c-c-hhaarhhhii......” ujarnya parau sebelum pingsan
Sebuah pin emas terjatuh dari genggaman tanganya.Renneesme meraihnya dan mencoba menyadarakan kakaknya yang sudah tidak sadarksn diri.
            “ Tiiiiiiiiidddaaaaaakkkkk!!!! “ teriaknya.

            Seluruh kerajaan pun dibuat geger atas kejadian semalam bahkan seluruh negeri ini.Pangeran Henry masih dalam keadaaan koma.Sang Raja begitu marah atas kejadian tersebut bahkan sang raja memerintahkan seluruh warganya untuk menangkap sang pembunuh bayaran itu dan menghadiahkanya $25.000,-
            “ Dan kau Audrey aku akan menghukum mu dengan memenjarakan mu seumur hidupmu atas kesalah yang telah kau perbuat!!! “ ucap sang raja.
Tiba-tiba Renneesme menghalangi para pengawal untuk membawa pelayan setianya.
            “ tidak,boleh ada yang membawanya!! “ ucap sang putri raja bahkan sebuah perintah
            “ Oohh,kau mencoba membantah perintah raja mu ini,renneesme? “ ucap ayahnya tidak percaya atas kelakuan sang putri
            “ tidak,maafkan aku my highness.tapi ini bukan salahnya ,ini semua salahku.percayalah,aku yang mengajaknya untuk datang ke pesta topeng dibali kots.jadi jika my highness ingin memenjarakanya,penjaraknn juga aku! “
            “ Renneesme!! “ ucap sang ratu terpekik mendengar ucapan putrinya
            “ pengawal !!! “ teriak sang Raja
Para pengawal pun memisahkan mereka.terlihat air mata menetes dipipinya.seketika suasana hening.
            Sang Ratu datang menghampiri sang putri yang sedang menangis.sementara sang raja kembali kesinggahsananya sambil mengatur emosinya.Hatinya tertegun saat mendengar tangisan sang putri dipelukan ibunya.Lalu tiba-tiba ingatan Reneesme kembali pada saat pembunuhan itu terjadi.Pin  itu muncul dalam ingatanya.Renneesme berlutut dihadapan sang raja.kedua tanganya mengepal,memohon kepada ayahnya.
            “ My highnes,ku mohon beri aku kesempatan untuk menangkap siapa pembunuh bayaran itu,Aku yakin ini konspirasi untuk menggulingkan tahta kerajaan ini “
            “ ide gila apa yang telah kau berikan pada kami,nak? “ ucap sang ratu terkejut
            “ Konspirasi,katamu? “ tanya sang raja heran
            “ Yaa,aku yakin itu,aku mempunyai sebuah bukti tapi aku masih meragukan itu.jika aku bisa menyret dalang dari semua ini,ku mohon padamu dengan sepenuh hatiku my highnes,bebaskan Audrey. “
            “ Tidak,sayangku,kau tidak tahu bahaya apa yang akan menimpa mu di luar sana “ sahut sang ratu khawatir.
            “ Aku pastikan itu tidak akan terjadi,yang mulia ratu. Aku hanya ingin melindungi negeri ini dari orang-orang tidak bertanggung jawab diluar sana demi kepentingan mereka masing-masing s.Ku mohon? 
Sang raja tertegun,dia sedang berpikir akan keselamatan sang putri.
            “ Tidak!! “ ucap sang raja tegas
Renneesme hanya bisa tertunduk lemas mendenga keputusan sang raja.

_6 bulan kemudian_
            Bukan hanya tubuh Henry yang tak berdaya begitu juga dengan reneesme kondisi tubuhnya terlihat lemah, dia bahkan tidak mempunyai selera makan yang baik  sejaak keputusan sang raja yang menolak idenya.Sang ratu pun ikut mencemaskan keadaan sang putri.Gadis cantik itu terlihat seperti biasanya wajahnya pucat pasi,dia tidak menunujukan keceriaannya seperti biasanya.
             Namun terpikir ide nekatnya untuk kabur dari istana.dengan pakaian layaknya seorang lelaki dengan menggunakan jubah cokelatnya Renneesme mengulurkan kain panjangnya dari balkon kamarnya,dia menuruni kain tersebut sambil berhati-hati.sesaat hampir sampai ia terjatuh dirumput yang hijau.
            Betapa terkejutnya ia saat beberapa pengawal menodongnya dengan pedang mereka.Gadis itu pun kembali berdiri sambil mengarahkan pedangnya kearah mereka.ia menutupi wajahnya dengan cadar. Lalu tiba-tiba para pengawal berbaris rapi ketika seorang pria dibalik mereka berjalan menuju renneesme.
            Ayahanda.batinya
dengan cekatan gadis itu sudah berada dibelakang sang raja menodongnya dengan pedangnya yang tersandar dilehernya.beberapa pengawal pun menodongkan pedang mereka kearahnya.Lalu gadis itu mengelengkan kepalanya seraya memerintah para pengawal itu untuk menyingkir dan sang raja pun memberi isyarat untuk menurutinya.
            “ Apa yang kau rencanakan,putriku? “ tanyanya berbisik
            “ maafkan aku ayah?biarkan mereka tahu bahwa aku telah dibunuh dan meninggal “
            “ Tidak,kau akan sangat berbahaya diluar sana!kau tidak berpikir panjang atas rencanamu ini,putriku “
            “ Aku sudah berpikir,inilah yang terbaik dari pada aku harus menunggu sesuatu yang tidak pasti.Maafkan aku,ayah “
           
            Gadis itu pun berada diatas kuda cokelat miliknya didepanya sang raja,beberapa pengawal terlihat pasrah dan beranggapan bahwa nyawa sang raja ada ditangan penjahat tersebut.Kuda itu pun mulai berjalan meuju pintu keluar terdengar teriakan sang ratu dari dalam kerajaan namun renneesme tak kan gentar sedikit pun.Kuda itu berlari kencang sambil melewati gerbang kerajaan yang menjulang tinggi.lalu sang raja diturunkan didapan gerbang.Kuda itu berlari begitu kencang melewati kawasan istana.Sang raja hanya mampu berdiri tertegun menatap kuda cokelat sang putri,beberapa pengawal terlihat mengahampiri sang raja bahkan ada yang ingin mengejar penjahat itu namun raja ferdinand melarangnya.tubuhnya terlihat gontai saat memasuki gerbang kerajaan.